fbpx
diera

Ketahui Tanda-Tanda Bucin Atau Budak Cinta Berikut Ini

0
(0)

Bucin atau singkatan dari budak cinta ialah frasa yang belakangan ngetren di kalangan nitizen. Predikat ini disematkan pada orang yang rela melakukan apapun demi cintanya kepada kekasih. Atau pendeknya, menghamba pada kekasih. Meski tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada orang dengan usia yang sudah lewat dari remaja.

Saat ini, sebagian orang selalu menggunakan kata “bucin” untuk mereka yang beromantis ria dengan dengan pasangan. Atau juga buat mereka yang vulgar mempertontonkan rasa sayang dan kalimat mesra itu di media sosial. Tapi sebetulnya, seperti apa tanda-tanda seseorang sudah masuk golongan bucin tersebut?

Melulu hanya soal dia.
Hidup Anda selama 24 jam dan tujuh hari seolah hanya berkutat pada si dia entah itu yang statusnya sudah pacar atau sebatas gebetan. Alhasil, sepanjang waktu hanya memikirkan dan melayani keinginan kekasih. Padahal, hidup ini bukan melulu perkara Anda dan kekasih. Ingat, ada pula keluarga atau kawan-kawan. Selain itu, Anda bisa melakukan kegiatan lain, menekuni hobi atau kesenangan lain, juga bergaul dengan banyak teman.

Pergi menjauh dari teman-teman.
Menarik pergaulan juga bisa jadi salah satu indikator. Tidak pernah ada waktu untuk sekadar menyapa teman, atau menyempatkan datang ketika teman-teman mengajak berkumpul. Ini karena Anda disibukkan dengan si pacar atau si gebetan, entah menemaninya atau memenuhi permintaan lain. Jadi jika Anda mulai jarang ikut nongkrong dan selalu mementingkan menemani kekasih, maka waspadalah. Bila tahapan tersebut sudah datang, ada baiknya Anda berefleksi.

Jadi tidak masuk akal.
Anda mulai tunduk atau rela melakukan apa saja yang diminta orang tersebut. Sekalipun, itu menyulitkan atau bahkan membahayakan diri Anda. Orang yang terjebak ‘kebucinan’ lazimnya kerap tak sadar soal ini. Gejala ini hanya bisa dikenali ketika Anda terbuka ke orang lain. Atau paling tidak, menceritakan kisah asmara ke teman Anda. Masalahnya memang kalau orang udah sampai bucin gitu kan kadang-kadang emang tidak sadar, sampai benar-benar terperosok. Itulah makanya pentingnya ada teman yang ngingetin. Itu sebabnya, berceritalah ke sahabat karib atau anggota keluarga sebagai langkah antisipasi. Dengan begitu, masih ada yang akan mengingatkan Anda.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − 18 =

On Key

Related Posts

Centella Exfoliating Toner

0 (0) Membersihkan wajah menjadi rutinitas penting yang dilakukan setiap hari, karena bisa menjadikan kulit wajah bersih dan juga sehat. Membersihkan wajah ternyata tidak cukup

Ramah atau Naksir?

0 (0) Ramah atau Naksir? – Bagi banyak pasangan, persahabatan membentuk fondasi yang kuat untuk membangun hubungan yang lebih dalam. Tetapi membawa hubungan ke tingkat

Saya ingin menjadi Reseller Diera
1