in

Ingin Jauh Dari Konflik, Ini 5 Kata Yang Tidak Boleh Diucapkan

Berumah tangga dapat diibaratkan petualang dua orang dalam sebuah hutan belantara. Dalam perjalanannya banyak rintangan dan juga konflik yang terjadi. Sama halnya dalam rumah tangga, permasalahan yang datang kerap memunculkan pertengkaran yang tidak terelakan. Dari loncatan emosi, perasaan kecewa dan marah yang terpendam terkadang mau tidak mau harus dikeluarkan agar pasangan mengerti mengenai apa yang kita rasakan. Namun, ada beberapa hal yang seharusnya tidak diucapkan agar perasaan masing – masing tetap terjaga dan tidak menimbulkan konflik lebih besar.

Inilah 5 Kata yang harus kamu hindari saat terlibat pertengkaran dengan pasangan.

1. Tidak Pernah

Meski terkesan biasa saja namun kata ‘tidak pernah’ mengandung makna tersendiri ketika dilontarkan. Selain berarti ada maksud tidak memberikan penghargaan maksud lainnya adalah mengandung rasa keputusasaan. Contohnya kalimat ‘kamu tidak pernah mau mengalah’, jika kalimat ini dilontarkan ke pasangan dapat diartikan kita tidak menghargai usaha mengalah yang dilakukan oleh pasangan kita.

2. Selalu

Kata ‘selalu’ juga dapat diartikan bahwa kesalahan yang diulang berkali – kali. Namun, hal tersebut belum tentu benar adanya, kata ini biasannya diungkapkan ketika perasaan hati kita sedang jengkel. ‘Kamu selalu menyalahkan aku’ kalimat ini dapat bermakna ganda, kita menyalahkan pasangan atas perbuatan yang terus menerus ia lakukan dan mengagap diri sendiri sebagai korban dari ketidakadilan.

3. Tapi

Makna dari kata ‘tapi’ adalah bentuk dari penerimaan yang tidak iklhas. ‘Aku salah tapi kamu tidak sepenuhnya benar’ hal ini berarti kamu menerima tuduhan dari pasangan secara terpaksa dan masih melakukan pembelaan diri. Kata ‘tapi’ dapat menunjukkan ke egoisan dan rasa yang tidak mau mengalah, ketika kata tapi keluar makan pertengkaran tidak akan terselesaikan dengan mudah.

4. Kata Kasar

Kata – kata kasar yang keluar saat melakukan pertengkaran merupakan puncak dari emosi yang tidak terkontrol. Hal ini berarti rasa penghormatan terhadap pasangan sudah hilang, dalam keadaan emosi setinggi apapun akan sangat fatal jika mengucapkan kata kasar/kotor. Pertengkaran yang semula sepele akan dengan mudah menjalar menjadi pertengkaran besar.

5. Perceraian/talak

Satu lagi kata sakral yang tidak boleh diucapkan kepada pasangan ‘perceraian/talak’ . Kata ini ibaratkan bom atom yang diluncurkan dalam medan perang. Ketika kata ini sudah terucap maka kepercayaan, harapan, keinginan akan luluh lantak seketika. Pertengkaran sebesar apapun jangan sampai membuat kata ini keluar dari mulut. Karena kata ini dapat dimaknai bahwa kamu sudah menyerah dan tidak memiliki harapan lagi dalam berumah tangga.

Di dalam kehidupan yakinlah bahwa tidak ada permasalahan yang tidak memiliki jalan keluar. Emosi yang meledak – ledak dan tidak terkontrol hanya akan membuat timbul masalah baru. Karena itu ketika kamu sedang dihadapkan pada permasalahan dan argumen yang sengit, segera menghela napas dalam – dalam dan selesaikan dengan tenang dan tutur kata yang baik. Karena kata – kata merupakan senjata yang mampu melukai lebih dalam daripada pedang, sekali saja kata buruk terlontar tidak akan bisa ditarik kembali.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Written by Sanitha

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Lakukan Ini Untuk Meningkatkan Kualitas Hubungan

Mengevaluasi Waktu Hubungan Pernikahan